Patah hati memang menggerakan ,entah maju kedepan atau malah
mundur kebelakang. Setiap manusia punya jalan pilihan nya masing-masing. Sekarang
, aku memulai langkah ku sendiri meski dengan hanya sebuah langkah kecil , tapi
bukan kah untuk memulai sebuah perjalanan besar hanya butuh sebuah langkah
kecil di awal ? kini aku berhasil mengikhlaskan mu ..
“ikhlas bukan berarti tanpa air mata, ikhlas bukan berarti
tidak sakit, ikhlas hanya meyakini bahwa semua yang terjadi, semua yang datang
dan pergi, semua yang ada dan tiada adalah atas kehendak Allah,semua karena
Allah. Bukankah memiliki dan kehilangan adalah sesuatu yang sederhana?”
(aahimsa: hilang, ikhlas, kembali)
Dulu kita tidak pernah seharipun tanpa saling berkomunikasi,
tapi saat ini kita tidak lebih dari dua orang yang tidak saling mencari satu
sama lain. Berhasil melepaskan dan merelakan mu menjadi awal dari perjalanan
besarku , hingga saat nya tiba nanti , aku percaya akan ada hal yang lebih baik
datang menghampiriku , saat itulah mungkin aku telah benar-benar melupakan rasa sakit yang
sempat kurasakan sebelumnya . Bisa jadi ketika masa itu datang hatiku biasa saja ketika mendengar namamu
terucap . Jikalau memang harus terganti , aku ingin posisimu tergantikan
dengan elegan , tanpa perlu menyakiti lagi hati manusia yang tak tau apa-apa,
tanpa perlu lagi berpisah .
Aku menangis saat ku tuliskan cerita ku ini, bukan menangisi
kepergian mu bukan pula karena aku merindukan apalagi mengharapkanmu. Aku menangis
karena aku tau aku akan baik-baik saja tanpamu, karena dulu jauh sebelum aku
mengenalmu aku juga pernah bahagia .
Untuk semua kebahagiaan yang pernah kamu beri , semua mimpi dan inspirasi yang pernah kita buat bersama , dan juga pelajaran yang paling berharga bernama patah hati , aku ucapkan terima kasih .
Kini, aku mulai melangkah tanpamu.
No comments:
Post a Comment