Aku yang teramat menyayangi mu , ingin menjadikan mu pelabuhan cinta terakhirku . Mendekap dan memeluk erat tubuh mu untuk membuat mu nyaman berada disampingku , kulakukan apa yang kamu mau, aku berusaha menjadi apa yang kamu minta . Melawan keterbatasan , melawan ketakutan . Aku selalu melakukan yang terbaik untukmu hingga aku lupa aku akan terluka. Mencintaimu dengan getir.
Kamu, yang apakah kamu mencintai aku sama ? yang ku tau selalu memberi yang terbaik untukku, melakukan semua hal yang ku mau, tapi yang tak pernah bisa melawan ketakutan dari dirimu sendiri .
Mengapa aku terlalu mencintai mu,hingga aku hanya inginkan kamu . Mengapa kamu terlalu takut hingga akhirnya kamu melepaskan ku . Apa kau merasa terkekang dengan cinta ku ? padahal aku selalu memberimu kebebasan meski mungkin berbatas , sementara kau mungkin inginkan kebebasan tanpa mengenal batas. Kau pernah berkata perasaanmu tak bisa dibohongi hingga kau sampai hati melepaskan ku, apa kamu sedang berbohong tentang perasaan mu ?? apa aku pernah memaksa mu untuk selalu di sampingku ? apa aku pernah memintamu untuk hanya mencintai ku ? bodohnya kamu memaksakan jalan cerita cinta kita , hidup dalam pura-pura, mencintaiku dengan kebohongan dan keterpaksaan , sejak kapan kamu melakukan itu ? sanggup bertahan berjalan selama 3 tahun bersama ku dengan membohongi ku dan diri sendiri .Mungkin kamu lupa bahwa aku juga hanya manusia biasa, terima kasih atas kebohongan terbaik mu selama ini .
Terlalu cepat kisah kita berakhir dengan cara seperti ini, dimana aku sedang di puncak rasa sayang ku, lalu kamu mendorongku begitu saja , membiarkan ku jatuh terperosok jauh hingga ke dasar . pikirku kau mungkin tak sengaja , berkali-kali aku meyakinkan diri mungkin ini hanya cara mu mencintai ku , mungkin kau sedang berpura-pura karena tak ingin terlalu melukai ku tak ingin menyakiti perasaan ku lebih jauh lagi dengan sikap mu yang dingin dan kamu pikir sikapmu itu akan selalu mengecewakan ku . Hati dan logika ku beradu tapi aku mungkin terlalu bodoh .
Jagoan yang kau bilang kuat ini masih ingin memperjuangkan dan mengusahakan mu, hingga 2 minggu berlalu dan ternyata kamu sudah jadian dengan wanita itu . Ini tidak adil bagi ku, tapi aku bisa apa selain mencintaimu dalam diam dan mendoakan kebaikan mu ? memaksamu untuk mencintai aku lagi ? aku tidak sejahat itu.
Kamu menghindar karena takut melukai hati ku , menghapus ku , membuang jauh semua tentang ku, tapi dengan hal itu kamu malah melukai ku, sementara aku disini masih bisa hidup walau hanya berputar di sekelilingmu , namun kau terus menampikkan ku . Aku disini selalu beradu dengan hati dan pikiran ku , meyakinkan hati bahwa kau akan kembali namun logika ku berkata jika kamu kembali aku akan tersakiti lagi , beribu kali aku berharap beribu kali aku memadamkan asa itu , kamu membuat ku putus asa dan mencinta dalam waktu yang sama .
2 bulan terlalu cepat untuk kamu menggantikan posisi ku oleh wanita itu , sehebat itu kah dia ?
why you moving on so fast but im still living in the past ?
Kamu yang dengan caramu itu melukai ku teramat dalam , sementara aku disini melukai mu dengan cara menyakiti diriku sendiri , jika dengan menyakitiku bisa membuat mu bahagia , maka lakukan .. aku takkan bergerak, karena itu lah cara ku membalas semua kebaikan mu selama 3 tahun ini .
sayang, mengapa kau dan aku menyakitkan ??
No comments:
Post a Comment