Dia , gadis cantik yang berpendidikan tinggi , cerdas banyak
bergaul dengan sekitarnya membuatnya banyak dikagumi orang-orang , hingga para
kaum adam pun senang bila bercengkrama dengannya .
Sorot mata lelaki
berbeda bila melihatnya , begitupun kamu ..
Kamu memang lucu, humoris dan selalu bercanda . tidak hanya
pada nya , tidak pula hanya pada ku , tapi pada orang yang lainnya . bukankah
begitu ?
Menggoda , ya itu jurus andalan mu ..jurus yang sama yang
sudah berhasil merebut perhatianku . apakah gadis cantik berpendidikan tinggi
akan merasakan hal yang sama seperti ku ? tidak karena dia telah berdua, kamu
pun juga bukan ?
Dan ketika dia mulai
sendiri .. semuanya menjadi tak
terkendali , bahkan ternyata orang berpendidikan tinggi pun bisa berubah
menjadi bodoh ketika dia menemukan sebuah cinta virtual yang tak bisa di
kendalikan logikanya..
Perasaan nya berubah , hatinya yang telah terbuka malah
terbuka semakin lebar hingga kamu dianggap berhasil masuk ke dalamnya . dia
mulai merasakan getaran yang berbeda ketika kamu berada di dekatnya , apakah
itu cinta ? ataukah perasaan yang sesaat ? semakin hari semakin tak bisa dia
tahan , semakin lama semakin tak bisa dia pungkiri , bahwa dia telah jatuh
cinta padamu . dia mungkin tersiksa dengan perasaan nya yang begitu sangat
mudah untuk jatuh cinta pada seseorang yang telah berdua .
Dan kamu ? apa kamu merasakan hal yang sama ? ataukah merasa
bersalah ketika mengetahui hal yang sebenarnya ?
Dia salah mengartikan seyuman mu selama ini..
Dia salah mengartikan sikap baik mu kepadanya ..
Dia salah menanggapi perhatian mu kepadanya ..
Dia keliru telah membiarkan hatinya jatuh untuk orang yang
telah berdua ..
Harusnya saat itu kamu katakan padanya bahwa dia terlalu banyak berharap ,
tak mungkin bisa menggapaimu .
Namun kontinuitas waktu berubah ketika saat itu kamu melepas
kepergianku dan membiarkan dirimu dalam
sendiri , kamu membiarkan dia masuk ke dalam hatimu begitu sangat mudah
ketika aku masih ingin menyelamatkan mu , aku mungkin kalah cepat ..
Kamu mungkin sengaja memberikan dia kesempatan dalam
kesempitan , atau mungkin takdir yang melakukannya .
Tak apa bila itu baik untuk kesembuhan hatimu , tapi apa kau
pernah mengerti bahwa perasaan yang kamu rasakan bisa jadi hanya sesaat ? saat
kamu tak pernah berjanji untuk kembali ,
menafikkan ku lalu pergi bersama nya , tak apa ..
Kini.. biarkan aku tak banyak berharap lagi padamu ..